Kecelakaan Porsche di Magetan terbukti mobil itu hadiah dari pria Jepang itu kepada istri aslinya di Magetan

Pemilik mobil mewah Porsche 718 Boxter seharga Rp 2,3 miliar, yang tumbang di sebuah pohon di desa Tawangrejo, kabupaten Takeran, wilayah Magetan, ingin mobilnya diperbaiki, meskipun masih disediakan oleh kantor polisi Magetan. Diperkirakan biaya perbaikan mobil mewah akan mencapai Rp 1,5 miliar. Ini kata Arif Wahyudi, pengacara Minoru Kikuchi, yang merupakan pemilik dan pengemudi mobil selama kecelakaan itu. Mewakili kliennya, Arif Wahyudi meminjam barang untuk dijadikan bukti di Polres Magetan.


“Kami masih mengajukan pinjaman untuk menggunakan bukti (BB) untuk dibawa ke Surabaya untuk diperbaiki. Kami berharap permohonan pinjaman untuk menggunakan BB dikabulkan, “kata Selasa (6/8), pengacara Arif Wahyudi, Minoru Kikuchi, pengemudi dan pemilik mobil Porsche 718 Boxter yang ditemui Surya di tempat parkir Laka Lantas dari Kepolisian Magetan). “Arif Wahyudi mengatakan dia masih menunggu persetujuan pinjaman BB untuk diperbaiki di Surabaya, terutama karena itu adalah piagam” tarik-menarik “untuk mengangkut Porsche dari lokasi kecelakaan di Tawangrejo, Takeran, Magetan ke Surabaya.


“Menurut perhitungan asuransi, Porsche 718 Boxter meningkatkan biaya antara Rp 1 miliar – Rp 1,5 miliar. Kemungkinan biaya ini sepenuhnya ditanggung asuransi” jelas Arif Wahyudi.
Menurut Arif, mobil sport mewah Porsche 718 Boxter seharga Rp 2,3 miliar dengan pajak tahunan Rp 36,5 juta hanya dibeli oleh Minoru Kikuchi, sekitar enam bulan lalu untuk istrinya, Evi Maharani, yang adalah asli Magetan.


“Pada saat kecelakaan tepat di daerah desa Tawangrejo, distrik Takeran, Mr. Minoru Kikuchi, pengemudi mobil sport Porsche akan menjemput istrinya Mrs. Evi Maharani kembali di Surabaya,” kata pengacara dari warga Lamongan.


Kepala kantor polisi Magetan, Iptu Yudi Wiyanto, unit kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) telah mengakui bahwa ia tidak dapat memutuskan pinjaman untuk menggunakan bukti mobil yang terlibat dalam kejahatan Laka Lantas.


“Kami mengirimkannya ke manajemen, terlepas dari apakah masalah diberikan atau tidak, aplikasi pinjaman menggunakan bukti, kami akan menunggu, kami akan melakukan sesuai prosedur,” kata Iptu Yudi Wiyanto.


Secara terpisah, acara yang terkait dengan mobil supercar Porsche juga memiliki penduduk yang mengerikan di Kalimantan Barat. Menurut informasi, anggota TNI telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan mobil Porsche mewah yang diletakkan di jalan.


Peluncuran halaman Facebook Kota Sanggau, Sabtu (27.07.2019), menyelundupkan mobil sport mewah seharga sekitar Rp. TNI digagalkan oleh TNI dalam patroli.

“Inilah saat TNI mengangkut Porsche seharga Rp. 3 B dari tempat penemuan.
berita viral terupdate . Terpaksa pada rute tikus. Ditangkap oleh pasukan patroli.
Dilaporkan oleh TribunSanggau.com (grup Surya.co.id), komandan utama kelompok kerja mekanik 643 / Wns (Inf) Dwi Agung Prihanto, mengatakan penyelundupan seri mewah Carerra Porsche 911 dimulai dengan informasi publik. Penyelundupan TNI seri Porsche 911 Carerra seharga Rp. 3 miliar.


Publik melaporkan bahwa akan ada mobil-mobil mewah dari Malaysia pada band lintas batas dari Sekayam, Sanggau, Kalimantan Barat.
“Kami melacak informasinya dengan melakukan sedimentasi pada band-band yang bisa digunakan untuk masuk ke dalam mobil. Kemudian kami membentuk tim khusus,” kata Agung, Jumat (26 Juli 2019).
“Malam itu, tim ada di sana, ada suara mobil menuju Camp Ngabang, antara Segumon dan Guna Banir,” lanjutnya


Agung mengatakan tim kemudian mendekati sumber suara dan menemukan seri Porsche 911 Carerra tanpa sopir. Mobil itu dipantau sampai hari berikutnya, tetapi pengemudi dan pabrikan Jerman tidak mengambil alih.
“Karena tidak ada yang datang untuk mengambilnya, aku mengamankan mobil sore itu di Kotis,” katanya.
Pengurus seri Porsche 911 Carerra dari geng tikus kemudian diselidiki oleh Polisi Sektor Entikong bersama dengan bea cukai dan jaksa distrik Sanggau di Entikong.


Iptu Eeng Suwenda mengatakan ada beberapa nama yang diduga terlibat dalam penyelundupan mobil mewah.
“Kami memasukkan ke dalam saku nama-nama yang diduga terlibat dalam penyelundupan Porsche 911 yang ditemukan oleh kelompok operasi Pamtas. Jika ada bukti yang cukup, kami akan melanjutkan dengan hukum,” kata Eeng.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*